Beksi Satu, Mahdi dan Hasyim lagi Adu Kecepatan Pukulan Tangan

-

Rahmatullah HMHA Rasyid

52,481 views
Hey guest, welcome to TopHBO.Com Like to see
Silat Beksi Satu, Aliran Ook Rochyati H Hasbullah Berkibar di Pesanggrahan

(Jakarta, Blognya Rahmat): Perguruan Pencaksilat Beksi Satu Petukangan Selatan Jakarta Selatan pimpinan bang Mahdi, 35, dideklarasikan tahun 2016. Mahdi H Sueb berhasil membuka beberapa cabang unit latihan se-Kecamatan Pesanggrahan dan Pondokaren. Dia berobsesi mampu menampilkan perguruannya di pentas lokal dan nasional, juga di ekstra kurikuler sekolah-sekolah, khusus di lima kelurahan yang ada di Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan, kalah sudah memiliki beberapa kader sebagai asisten.
Mahdi, baju dan berpeci hitam, kanan, lagi sambut sama Dasik Arifin baju putih, kiri.
Menurut Mahdi H Sueb H Kumang di kediamannya Jln H Saidi Raya Gg H Kumang Petukangan Selatan, bahwa dia mula-mula belajar silat beksi kepada Kong H Hasbullah. Tapi karena dia masih anak-anak usia SD kelas 3, Kong H Hasbullah instruksikan putri bungsunya, Ook Rochyati melatih Mahdi cilik secara rutin.
Sama Ook Rochyati, dia, Mahdi cilik digenjleng habis sampai usia 12 tahun. Itu dia lakoni selama belajar 2-3 tahun secara terus menerus dan sangat intensif. Tahun 1993, resmi sudah semua jurus silat beksi yang dimiliki Ook Rochyati H Hasbullah ditimba Mahdi.
Perjalanan berlatih silat beksi Mahdi tak semulus yang dibayangkan orang. Dia pernah beberapa bulan vacum berlatih silat, karena dia terpisah dengan Ook Rochyati, dia harus mengikuti kemauan dan cita-cita ayah, H Sueb H Kumang agar Mahdi nyantren di Pesantren Banten. Dan ayahnya tak ingin usia Mahdi masih kecil sudah belajar silat. H Sueb kepingin Mahdi sekolah dulu yang tinggi, kalah sudah cukup dewasa, baru menuntut ilmu kedigjayaan silat Beksi.
Sebelum berlatih silat beksi, sebenarnya Mahdi adalah anggota Taekwondo di sekolah. Saat itu dia murid kelas 2 SD. Kemudian ketika dia menyaksikan Kong H Hasbullah lagi melatih silat beksi di halaman rumah, Mahdi cilik mengolok-olok H Hasbullah berkali-kali. H Hasbullah marah, dan mencengkeram kerah baju Mahdi cilik sambil berujar, “Kamu anak siapa, ha?” Mahdi ketakutan. Dia melihat seolah kedua kaki H Hasbullah tidak menyentuh air yang dilalui. Padahal Mahdi dan teman-teman berlari kabur dari kejaran H Hasbullah berat sekali oleh genangan air setinggi betis. Sejak itu, Mahd iingin mempelajari silat Beksi.
Kemudian, setelah tamat belajar silat beksi, Mahdi bereksplorasi dengan cara merapat kepada beberapa saud
ara seperguruan Ook Rochyati generasi yang lebih tua seperi Bang Ali Ulujami demi mempelajari kecepatan tangan. Kepada Bang Tong Tirih supaya memiliki gerakan-gerakan akurat mematikan, kepada H Bashir HB, kepada Bang Sabenuh Masir, Bang Udin Sakor, Bang Napis Lettu dan juga termasuk menghayati olahraga napas tenaga dalam Tedas Indonesia dengan Mas Min Tukimin (1990-an).
Sebenarnya sejak tahun di bawah 2016, dia sudah banyak mengajar dan melatih silat beksi di Jl H Sarmili Jurangmangu Timur Pondokaren Kota Tangerang Selatan, di Petukangan Selatan dan sekitar. Tapi sebagian besar unit latihannya telah dilimpahkan kepada Wandi Spd, 24, eks murid silat beksi bang Mahdi.
Kemudian sejak September 2016, dia, Mahdi H Sueb kembali membuka cabang Silat Beksi Satu di tempatnya bekerja sebagai tenaga sekuriti Apartment Bintaro Parkview Pesanggrahan Jaksel. Di sini lebih dari 50 anggota baru mendaftar dan berlatih silat beksi secara aktif dan intensif kepada Mahdi. Mereka terdiri dari usia SD sampai dewasa, lelaki dan wanita. (rah)
Loading...
Loading...